Langkah Kapolri dan Panglima Menangani Bencana Erupsi Gunung Marapi

Liputan6.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, jika pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah mitigasi dan tim dalam penanganan erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat.

Diketahui, Gunung Marapi yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, meletus pada Minggu (3/12/2023), pukul 14.54 WIB.

“Untuk masalah peristiwa bencana yang terjadi kita tentunya segera dan saat ini saya kira wilayah sudah menurunkan tim untuk melakukan langkah-langkah mitigasi,” kata Sigit kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/12).

“Mulai dari evakuasi kemudian langkah-lagkah lanjut termasuk pertolongan dan sebagainya. Kemudian langkah-langkah lanjut, termasuk pertolongan dan sebagainya, saat ini sedang dilaksanakan,” sambungnya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut, jika pihaknya sudah mempunyai rencana konsidensi setiap Komando Daerah Militer (Kodam). Nantinya, mereka membahas terkait bencana yang disebabkan faktor alam dan non-alam.

“Faktor alamnya setiap wilayah itu punya tipologi wilayahnya kan berbeda, misalnya seperti sekarang di Jawa, di Jakarta itu faktor alamnya biasanya banjir, itu kita Kodam Jaya sudah menyiapkan selain tenda-tenda untuk pengungsi,” ujar Agus.

“Kita membuat modifikasi LCR, pakai talang air itu bisa masuk ke gang-gang kalau banjir. Jadi kalau nabrak-nabrak tiang-tiang itu tidak mudah bocor, seperti itu,” sambungnya.

Selain itu, disediakan juga dapur lapangan mobile yang menggunakan truck fuso berukuran kecil. Sehingga, dapur tersebut dapat bisa bergerak ke sejumlah daerah-daerah yang sempit.

“Kemudian kita memodif water treatment pakai mobil dia bisa bergerak dari merubah air kotor menjadi bisa siap minum, seperti itu yang kita siapkan untuk menghadapi bencana alam,” pungkas Agus.

 

Quoted From Many Source

Baca Juga  Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia Dapat Donasi Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *