Polres Metro Depok Tangkap Tersangka Pembuatan STNK Palsu untuk Motor Curian

Liputan6.com, Jakarta – Polres Metro Depok berhasil mengungkap pembuatan STNK Palsu yang diperuntukkan untuk motor curian atau motor tanpa surat kendaraan. STNK palsu di jual tersangka MH (43), F (39), dan PH (29) hingga ratusan ribu per lembar STNK.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Hadi Kristanto mengatakan, penangkapan tiga tersangka pembuatan STNK palsu berawal dari pengungkapan pencurian kendaraan bermotor. Pada kendaraan tersebut ternyata telah dibuatkan STNK dan setelah diteliti ternyata STNK palsu.

“Setelah kita cocokkan kita teliti surat yang diperlihatkan terlapor ternyata berbeda, kalau STNK itu adalah palsu,” ujar Hadi kepada Hadi kepada Liputan6.com, Selasa (19/9/2023).

Hadi menjelaskan, salah satu tersangka memiliki kemampuan desain grafis dan mengcopy STNK menggunakan laptop. Hasilnya STNK palsu apabila dilihat secara sekilas akan terlihat asli, namun saat diteliti ternyata palsu.

“Tersangka menjual belikan STNK palsu sebesar Rp400 sampai dengan Rp700 ribu,” jelas Hadi.

Selain membuat STNK palsu, tersangka turut menawarkan pembuatan buku nikah dan BPKB palsu. Namun berdasarkan keterangan tersangka, pembuatan buku nikah dan BPKB palsu belum dilakukan tersangka.

“Format dan model serta rencana untuk BPKB dan buku nikah sudah ada desainnya di laptop yang bersangkutan, namun belum kami dapatkan, sementara baru STNK saja,” ucap Hadi.

Hadi mengungkapkan, tersangka menjajakan STNK palsu dilakukan dari mulut ke mulut. Hadi mencontohkan, pemesanan STNK palsu kemungkinan besar dari sindikat atau pelaku curanmor, untuk melegalkan kendaraan motor curian.

“Beberapa kali pemesanan dilaksanakan lewat kurir, pengirimannya bisa diantar kurir, terkadang beberapa kali menggunakan jasa ekspedisi,” ungkap Hadi.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *