Wakapolda Metro Jaya: Pemalsuan Surat Berkendara Masuk Ranah Pidana

Operasi Keselamatan Jaya 2024 digelar pada 4-17 Maret. Suyudi menegaskan kepada jajarannya untuk menegakkan pelanggaran lalu lintas secara edukasi, premitif, dan preventif.

Suyudi menambahkan, penegakan hukum bagi pelanggar bakal dengan mengoptimalkan E-TLE dan secara manual dengan menyasar 11 pelanggar.

Seperti, berkendara menggunakan HP, pengemudi atau pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang di motor, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Lalu, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar, kendaraan yang melebihi muatan, penggunaan strobo yang tidak sesuai peruntukan, berkendara dalam pengaruh alkohol, hingga penggunaan plat nomor khusus palsu.

 

Reporter: Rahmat Baihaqi

Sumber: Merdeka.com

Quoted From Many Source

Baca Juga  Soal Pengunduran Diri Firli Bahuri, Eks Penyidik KPK: Sudah Tepat Setneg Tidak Memproses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *